Translate
Penyakit Asam Urat, Gejala, dan Pencegahannya
Unknown | 5:00 AM |
penyakit asam urat erat
kaitannya dengan mereka yang telah berusia lanjut tetapi sekarang ini
penyakit ini sudah menjangkiti mereka yang masih berusia muda. Asam urat
bukanlah tergolong penyakit ringan karena penderitanya akan merasakan
rasa nyeri luar biasa pada daerah persendian bahkan hingga tak dapat
bergerak. Tentu saja aktifitas harian akan terganggung jika penyakit ini
kambuh. Sebelum mengulas tentang gejala dan cara mencegahnya berikut
ini adalah definisi dari sakit asam urat tersebut.
Penyakit Asam Urat – Shutterstock
Penyakit Asam Urat dan Gejalanya
Secara singkat dapat dijelaskan bahwa
asam urat terjadi saat kadar asam urat dalam darah meningkat karena
tubuh tak dapat melakukan metabolisme secara sempurna sehingga terjadi
pembentukan kristal yang kemudian berkumpul pada persendian dan memicu
rasa nyeri. Salah satu penyebabnya adalah konsumsi makanan yang banyak
mengandung zat purin yaitu makanan yang berasal dari makhluk hidup atau
daging-dagingan.
Akibat dari asam urat ini adalah
persendian terasa nyeri, bengkak, panas, dan kaku. Pada kondisi yang
lebih buruk dapat terjadi pengapuran tulang dan pengeroposan. Bila Anda
terserang penyakit ini, gejala yang umum terjadi adalah timbulnya rasa
nyeri pada persendian, juga ngilu, linu, serta kesemutan. Kadang-kadang
persendian juga menjadi bengkak dan berwarna kemerahan.
Gejala penyakit asam urat – Shutterstock
Penyakit asam urat dan gejalanya
dapat diketahui dari rasa nyeri setelah bangun tidur atau pada malam
hari dengan frekuensi yang sering. Pada umumnya bagian yang terasa sakit
adalah sendi jari kaki, jari tangan, lutut, pergelangan tangan, siku,
serta tumit. Untuk mengetahui kadar asam urat, Anda dapat melakukan
pemeriksaan di laboratorium. Untuk kadar asam urat normal pada pria
adalah 3.5 hingga 7 mg/dl sementara pada wanita adalah 2.6 hingga 6
mg/dl.
Mencegah Penyakit Asam Urat
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, penyakit ini terjadi karena terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin,
sehingga untuk mencegahnya adalah dengan tak berlebihan menyantap
hidangan yang tinggi purin. Makanan-makanan yang dimaksud adalah jeroan,
seafood, ekstrak daging, daging merah, makanan kaleng, daging hewan
berkaki empat, daging unggas, kacang-kacangan, susu dan produk susu, dan
makanan yang kaya protein juga lemak.
Selain mengurangi berbagai jenis makanan di atas, penyakit asam urat dan pencegahannya juga
harus dilakukan dengan menghindari konsumsi alkohol. Alkohol juga
diketahui mengandung purin yang dapat menyebabkan produksi cairan
tertentu yang memicu kenaikan asam urat dalam darah. Selain itu alkohol
akan memicu produksi enzim tertentu dalam organ hati yang dapat memecah
protein dan menaikkan kadar asam urat.
Makanan yang sebaiknya dihindari penderita asam urat – Shutterstock
Bahan lain yang juga sebaiknya tak
dikonsumsi sembarangan adalah obat-obatan kimia karena dapat melemahkan
organ penyaring toksin dalam tubuh yaitu ginjal dan hati. Kondisi ini
juga berkontribusi terhadap munculnya asam urat. Demikianlah beberapa
hal penting yang harus Anda ketahui tentang penyakit asam urat.
semoga bisa membantu bagi orang yang masuk anggota RUKUN SUPI'T
Amazon.com: Best Sellers in Books
Blog Archive
-
▼
2016
(21)
-
▼
January
(8)
- Obat Tradisional Asam Urat Dan Rematik, Cara Sehat...
- Obat Tradisional - Asam Urat, Penyebab, Gejala ser...
- Ramuan Alami Untuk Penyubur Kandungan Dari Jamu Ku...
- Minyak Alami untuk atasi Gejala Penyakit Kulit Eksim
- Penyakit Asam Urat, Gejala, dan Pencegahannya
- 5 Fakta Menarik tentang Penyebab Penyakit Lupus da...
- Pengobatan Tradisional Penyakit Herpes secara Alam...
- 4 Tanaman Obat Tradisoinal Asam Urat Paling Ampuh
-
▼
January
(8)




0 comments:
Post a Comment