Translate
Turunkan Kolesterol Jahat, Makan Bawang Putih
Unknown | 7:02 AM |
Turunkan Kolesterol Jahat, Makan Bawang Putih Yuk
Selain mengobati jerawat, menangkal flu dan bahkan mencegah kerontokan rambut, bawang putih ternyata juga dapat menurunkan tekanan darah.
Mengonsumsi suplemen bawang putih setiap hari kemungkinan menjaga tekanan darah dalam kondisi normal. Zat aktif pada bumbu dapur dengan aroma tajam ini mampu mengurangi tekanan darah dibandingkan dengan efek obat-obatan yang diresepkan dokter.
Ekstrak bawang putih yang telah tua, antara 600 hingga 1500 mg ditemukan memiliki efektivitas sama dengan obat penurun tekanan darah Atenolol, selama periode 24 minggu, menurut sebuah studi yang dipublikasikan pada tahun 2013 di Pakistan Journal of Pharmaceutical Sciences.
Bawang putih diyakini mengaktifkan produksi dari faktor relaksasi endothelium yang diturunkan, berkat kandungan tinggi polisulfida, yaitu sulfur, dalam molekulnya. Hal ini dapat membuat otot menjadi rileks dan mengalami proses vasodilatasi (melebarnya pembuluh darah). Suplemen bawang putih dapat dapat mencapai hasil ini secara efektif tanpa meninggalkan bau mulut seperti halnya saat kita makan bawang mentah.
Bawang putih juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dengan menggerus kolesterol buruk total (LDL). Sebuah studi 2000 yang diterbitkan dalam jurnal Annals of Internal Medicine menemukan efek bawang putih dapat mengurangi kadar kolesterol total pada orang dengan kadar kolesterol tinggi. Vandana Sheth, ahli gizi dan pakar diet terdaftar dan juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, mengatakan hal ini dicapai dengan mengurangi aktivitas enzim kolesterol yang dihasilkan hati.
Suplemen bawang putih dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk melarutkan darah yang membeku atau menggumpal. Darah yang menggumpal dapat meningkatkan risiko serangan jantung dengan menutup arteri.
Bukan itu saja. Bawang putih ternyata juga dapat membantu meningkatkan kapasitas latihan dan mengurangi kelelahan akibat olahraga. Bawang putih memiliki sejarah panjang digunakan dalam budaya kuno untuk mengurangi kelelahan dan meningkatkan kapasitas kerja buruh. Minyak bawang putih telah terbukti untuk meningkatkan kapasitas latihan dari orang dengan penyakit jantung.
Sebuah studi tahun 2005 yang diterbitkan dalam Indian Journal of Physiology and Pharmacology menemukan peserta dengan penyakit jantung yang mengonsumsi minyak bawang putih selama enam minggu terlihat mengalami penurunan denyut jantung puncak hingga 12 persen. Hal ini disertai dengan peningkatan ketahanan fisik mereka selama latihan treadmill.
Tahukah bahwa makan bawang putih juga dapat meningkatkan kesehatan tulang? Sayuran yang bersifat alkali (basa) ini mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk menyehatkan tulang, seperti seng, mangan, vitamin B6, dan vitamin C. Risa Groux, ahli gizi holistik dan ahli ChazzLIVE mengatakan bahwa bawang putih benar-benar kaya dengan mangan, yang mengandung enzim dan antioksidan yang bekerja memfasilitasi pembentukan tulang dan jaringan ikat, metabolisme tulang, dan penyerapan kalsium.
Bawang putih kemungkinan juga membantu mengurangi kehilangan tulang melalui peningkatan estrogen pada wanita. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Phytotherapy Research pada 2007 menemukan minyak bawang putih dapat menjaga kesehatan tulang tikus ketika di bawah situasi hipogonadisme. Dengan kata lain, bawang putih mengandung nutrisi yang bertindak sebagai pondasi untuk struktur tulang yang kuat dan sehat.
Nah, jangan takut untuk makan bawang putih ya. Mengingat manfaatnya berlimpah bagi tubuh kita.
Selain mengobati jerawat, menangkal flu dan bahkan mencegah kerontokan rambut, bawang putih ternyata juga dapat menurunkan tekanan darah.
Mengonsumsi suplemen bawang putih setiap hari kemungkinan menjaga tekanan darah dalam kondisi normal. Zat aktif pada bumbu dapur dengan aroma tajam ini mampu mengurangi tekanan darah dibandingkan dengan efek obat-obatan yang diresepkan dokter.
Ekstrak bawang putih yang telah tua, antara 600 hingga 1500 mg ditemukan memiliki efektivitas sama dengan obat penurun tekanan darah Atenolol, selama periode 24 minggu, menurut sebuah studi yang dipublikasikan pada tahun 2013 di Pakistan Journal of Pharmaceutical Sciences.
Bawang putih diyakini mengaktifkan produksi dari faktor relaksasi endothelium yang diturunkan, berkat kandungan tinggi polisulfida, yaitu sulfur, dalam molekulnya. Hal ini dapat membuat otot menjadi rileks dan mengalami proses vasodilatasi (melebarnya pembuluh darah). Suplemen bawang putih dapat dapat mencapai hasil ini secara efektif tanpa meninggalkan bau mulut seperti halnya saat kita makan bawang mentah.
Bawang putih juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dengan menggerus kolesterol buruk total (LDL). Sebuah studi 2000 yang diterbitkan dalam jurnal Annals of Internal Medicine menemukan efek bawang putih dapat mengurangi kadar kolesterol total pada orang dengan kadar kolesterol tinggi. Vandana Sheth, ahli gizi dan pakar diet terdaftar dan juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, mengatakan hal ini dicapai dengan mengurangi aktivitas enzim kolesterol yang dihasilkan hati.
Suplemen bawang putih dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk melarutkan darah yang membeku atau menggumpal. Darah yang menggumpal dapat meningkatkan risiko serangan jantung dengan menutup arteri.
Bukan itu saja. Bawang putih ternyata juga dapat membantu meningkatkan kapasitas latihan dan mengurangi kelelahan akibat olahraga. Bawang putih memiliki sejarah panjang digunakan dalam budaya kuno untuk mengurangi kelelahan dan meningkatkan kapasitas kerja buruh. Minyak bawang putih telah terbukti untuk meningkatkan kapasitas latihan dari orang dengan penyakit jantung.
Sebuah studi tahun 2005 yang diterbitkan dalam Indian Journal of Physiology and Pharmacology menemukan peserta dengan penyakit jantung yang mengonsumsi minyak bawang putih selama enam minggu terlihat mengalami penurunan denyut jantung puncak hingga 12 persen. Hal ini disertai dengan peningkatan ketahanan fisik mereka selama latihan treadmill.
Tahukah bahwa makan bawang putih juga dapat meningkatkan kesehatan tulang? Sayuran yang bersifat alkali (basa) ini mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk menyehatkan tulang, seperti seng, mangan, vitamin B6, dan vitamin C. Risa Groux, ahli gizi holistik dan ahli ChazzLIVE mengatakan bahwa bawang putih benar-benar kaya dengan mangan, yang mengandung enzim dan antioksidan yang bekerja memfasilitasi pembentukan tulang dan jaringan ikat, metabolisme tulang, dan penyerapan kalsium.
Bawang putih kemungkinan juga membantu mengurangi kehilangan tulang melalui peningkatan estrogen pada wanita. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Phytotherapy Research pada 2007 menemukan minyak bawang putih dapat menjaga kesehatan tulang tikus ketika di bawah situasi hipogonadisme. Dengan kata lain, bawang putih mengandung nutrisi yang bertindak sebagai pondasi untuk struktur tulang yang kuat dan sehat.
Nah, jangan takut untuk makan bawang putih ya. Mengingat manfaatnya berlimpah bagi tubuh kita.





0 comments:
Post a Comment